Friday, November 23, 2007

Panic Room


Cool for handle the Crime

Film Panic Room yang dibintangi Jodie Foster pertama sekali saya tonton di siaran televisi Trans TV tahun 2007 (sekitar 3 bulan lalu). Karena nontonnya di TV, maka tidak ada biaya yang harus saya keluarkan (alias Rp.0,-) untuk menonton film ini. Paling hanya untuk beli snack saja.

Film ini menceritakan kepintaran dan ketenangan seorang ibu dalam menghadapi 3 orang perampok yang mampir ke rumah mereka. Dengan bersembunyi di panic room, ibu tersebut mengamankan anak laki-lakinya.Berbagai macam usaha dilakukan oleh ketiga perampok tersebut untuk dapat memasuki panic room, karena target mereka adalah mengambil uang hasil rampokan yang ternyata disembunyikan di dalam panic room tersebut (di bawah lantainya). Berbagai usaha pula dilakukan si ibu dalam menggagalkan usaha si perampok untuk memasuki ruangan yang dirancang khusus untuk mengamankan pemilik rumah tersebut. Yang membuat saya tertarik adalah ketenangan dan kepintaran si ibu dalam mengantisipasi segala tindakan yang dilakukan oleh si perampok. Akhirnya si ibu dan si anak dapat mengatasi kondisi tersebut. Selain itu, teknologi (perancangan) ruangan pengamanan seperti di film panic room tersebut sangat baik, terutama untuk tujuan pengamanan.